ADAPTASI NILAI ISLAMI DALAM UPACARA ADAT PEMAKAMAN WOLIO

STUDI KOMPARASI ANTARA GENERASI TUA DAN MUDA DI KOTA BAUBAU

Authors

  • Nudin Nudin STIS Al-Syaikh Abdul Wahid

Keywords:

Upacara adat pemakaman Wolio, Kearifan lokal Buton

Abstract

Upacara adat pemakaman Wolio merupakan bagian tak terpisahkan dari tradisi masyarakat Buton yang telah berakulturasi dengan ajaran Islam berabad-abad lamanya. Namun seiring perubahan zaman, muncul perbedaan pemahaman dan pelaksanaan antara generasi tua yang memegang teguh tradisi turun-temurun dengan generasi muda yang lebih banyak terpapar nilai modern dan pemahaman agama yang beragam, sehingga perlu dikaji bagaimana proses adaptasi nilai Islami yang terjadi. Penelitian ini menguraikan bentuk upacara adat pemakaman Wolio beserta nilai asli dan nilai Islami yang terkandung di dalamnya, membandingkan pelaksanaan serta pemahaman antara generasi tua dan muda, serta menganalisis pola adaptasi dan tantangan yang dihadapi di Kota Baubau. Penelitian ini penelitian kualitatif dengan pendekatan studi komparatif. Subjek penelitian meliputi 15 tokoh adat/agama generasi tua dan 15 tokoh pemuda/masyarakat umum generasi muda dari Kecamatan Wolio, Murhum, dan Kadia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, pengamatan langsung upacara, dan studi dokumen tradisi, dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, serta perbandingan temuan kedua kelompok. Unsur inti adat Wolio seperti penghormatan jenazah, gotong royong, dan doa bersama telah selaras dengan syariat Islam, namun terdapat perbedaan pandangan pada beberapa tahapan seremonial yang dianggap generasi tua sebagai pelestarian identitas, sedangkan generasi muda cenderung menyederhanakan yang tidak memiliki landasan agama yang kuat. Adaptasi yang terjadi berupa penyatuan prosesi yang sesuai syariat, penghapusan unsur yang rawan kesalahpahaman, serta penekanan makna doa dan sedekah alih-alih sekadar bentuk luar. Terdapat kesepahaman dasar tentang kewajiban mengikuti syariat Islam di atas adat, namun perbedaan terletak pada cara menjaga tradisi tanpa menyimpang dari ajaran agama, yang memerlukan dialog lintas generasi untuk melestarikan nilai luhur bersama.

References

Al-Qur’anul Karim dan Terjemahannya. (2019). Jakarta: Kementerian Agama RI.

Kementerian Agama RI. (2021). Pedoman Pemakaman dan Penghormatan Jenazah dalam Islam. Jakarta: Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.

La Ode, A., dkk. (2023). Adat Istiadat Masyarakat Wolio: Nilai dan Kesesuaiannya dengan Ajaran Islam. Baubau: Penerbit Universitas Buton.

Pedoman Penulisan Karya Ilmiah UIN Alauddin Makassar. (2024). Makassar: Penerbit UIN Alauddin Makassar.

Zainuddin, M. (2022). Akulturasi Islam dan Budaya Lokal di Kesultanan Buton. Jurnal Sejarah dan Budaya Islam, 7(1), 42–59.

Downloads

Published

2026-10-31

How to Cite

Nudin, N. (2026). ADAPTASI NILAI ISLAMI DALAM UPACARA ADAT PEMAKAMAN WOLIO: STUDI KOMPARASI ANTARA GENERASI TUA DAN MUDA DI KOTA BAUBAU. Jurnal Mitra, 24(2), 71–74. Retrieved from https://kopertais8.or.id/jurnal/index.php/jm/article/view/105