Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengatasi Perilaku Negatif Peserta Didik MTS
Abstrak
Pendidikan Akidah Akhlak mempunyai peranan penting dalam membentuk karakter peserta
didik yang berakhlak mulia dan berakhlak mulia. Hal ini menjadi tantangan bagi guru
Akidah Akhlak dalam menerapkan strategi yang tepat untuk mengatasi perilaku negatif
siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi guru Akidah
Akhlak dalam Mengatasi Perilaku Negatif Siswa di MTs raudah fiditan, faktor-faktor
penyebab perilaku negatif siswa terhadap teman sebaya di MTs raudah fiditan dan faktor
pendukungnya. dan faktor penghambat dalam mengatasi perilaku negatif siswa MTs raudah
fiditan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Menggunakan sumber data primer
dan sekunder. Sumber data primer adalah guru Akidah Akhlak dan siswa MTs raudah
fiditan. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian bahwa: Strategi guru Akidah Akhlak dalam mengatasi perilaku negatif pada
siswa di MTs raudah fiditan adalah guru selalu membiasakan berperilaku baik kepada siswa
dan selalu memberikan stimulus yang baik kepada siswa.
Referensi
Agung Muhammad Hidayatulloh, et.al. Promoting Disabilitiy Rights In INDONESIA:
Proceedings of the 2
nd
Indonesian Conference on Disability studies and Inclusive
Education. (Yogyakarta: PLD PRESS, 2020), h. 134.
Alawiyah Tuti dan Nurzaman, “Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Sa’id Hawwa”, Jurnal
Penelitian Pendidikan Islam, Vol. 6, No. 1, 2018, h. 24.
Aswita Effi Lubis, Metode Penelitian Pendidikan (Medan: Unimed Press, 2012). H. 43.
Atul Mamluu Hidayah, “Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Membina Akhlakul Karimah
Siswa Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Nganjuk”, Tesis Sarjana Strata-1Pendidikan
Agama Islam, (Kediri, IAIN Kediri, 2018), h. 4.
Departemen Agama RI, Al-Quran dan Terjemah. (Bekasi: Cipta Bagus Segara, 2013), h.
Febbiyani Nia Fitri dan Bunga Adelya, “Kematangan Emosi Remaja dalam Pengentasan
Masalah”, Jurnal Penelitian Guru Indonesia, Vol. 2, No. 2, h. 31.
Kelas VIII SMP Daru Ulil Albab Tegal 2020/2021”, dalam Jurnal Bashrah, Vol. 01, No. 02, 2021, h. 137.
Fellasari Farieska, Hubungan Antara Pola Asuh Orang tua dengan Kematangan Emosi
Remaja, Skripsi SI Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarief
Kasimriau Pekanbaru, 2015, h. 25.
F. Aziez, Ensiklopedia Pendidikan, (Jakarta: Multi Kreasi Satu delapan, 2021), h. 239.
Hasbiyallah dan Moh. Sulhan, Hadis Tarbawi, (Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2015)
Dalam skripsi Mochamad Daffa Akmal, Strategi Guru Pendidikan Agama Islam
Bersama Guru Bimbingan Dan Konseling Dalam Mengatasi Perilaku Negatif Pada
Peserta Didik Di SMPIT Ar-Rahman Petukangan Utara Jakarta Selatan.
Khoiru Rina Shifa, Strategi Guru Aqidah Akhlak Dalam Menangani Kenakalan Siswa MTs
Nurul Haq Rumbia Lampung Tengah, Skripsi SI Institut Agama Islam (IAIN) Metro,
, h. 21.
Lis Binti Muawanah dan Herlan Praktiko, “Kematangan Emosi, Konsep Diri dan Kenakalan
Remaja”, Jurnal Psikologi, Vol. 7, No. 1, April 2012, h. 491.
Mustofa, Akhlak Tasawuf (Bandung: CV Pustaka setia, 2010), 7, h. 15.
M. Mallary Collins dan Don H. Fontenelle, Mengubah Perilaku Siswa (Jakarta: BPK
Gunung Mulia, 1992), 1, h.150.
Mujab Saeful dan Mustofa Kamal, “Stimulus Guru Dan Respon Siswa Dalam Pembelajaran
Bahasa Arab Kelas VIII SMP Daru Ulil Albab Tegal 2020/2021”, dalam Jurnal
Bashrah, Vol. 01, No. 02, 2021, h. 137.
Nurazizah, Nasokah dan Ahmad Khoiri, Bullying Terhadap Kondisi Psikologis Anak
Berdasarkan Kajian QS. Al-Hujurat Ayat 11, Jurnal Pengetahuan Islam, Vol. 2, No. 2,
h. 117.
Poerwadarmita, Kamus Umum Bahasa Indonesia, (Jakarta: PT Remaja Rosdakarya, 2000),
hal. 256.
Sarwono Jonathan, Analisis Data Penelitian Menggunakan SPSS 13, (Yogyakarata: CV.
Andi Offset, 2006), h. 8.
Subadi Tjipto, Penelitian Kualitatif, (Surakarta: Muhammadiyah University press, 20016),
Cet. Ke-1, h. 10.
Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: PT Rineka
Cipta, 2002), hal. 120.
Suyudi Muhamad dan Nasrul Wathon, “Peran Guru Akidah Akhlak dalam Menanamkan
Karakter Siswa.”, dalam Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama, Vol. 22, No. 2, 2020,
h.201.