TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI PERNIKAHAN KETURUNAN SAYYID DI DESA KAMPUNG BERU KABUPATEN TAKALAR MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Authors

  • Abdullah Hadrawi STAI Al-Azhar Gowa

Keywords:

Hukum Islam, Pernikahan, keturunan Sayyid

Abstract

Pernikahan merupakan Sunnatullah yang mesti dilaksanakan oleh setiap umat manusia, agama telah menjelaskan secara rinci mengenai aturan-aturan tentang ruang lingkup dan batasan-batasan dalam pernikahan, diantaranya adalah kebolehan untuk memilih calon pasangan dari suku, bangsa, marga, dan nasab yang berbeda, tujuannya adalah untuk mempererat persaudaraan antara suku dan bangsa yang berbeda, mempertemukan keberagaman sehingga saling mengenal adat istiadat masing masing, serta melatih sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Tradisi menikah antar sesama keturunan Sayyid di daerah Kampung Beru Kabupaten Takalar sudah lama terjadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Tradisi pernikahan keturunan Sayyid di Desa Kampung Beru, Kabupaten Takalar merupakan identitas kebudayaan yang kuat dan tetap dijalankan untuk mempertahankan garis keturunan melalui ketentuan pemilihan pasangan serta rangkaian adat khas. (2) Tinjauan hukum terhadap tradisi pernikahan keturunan Sayyid merupakan adat yang hidup dalam masyarakat dan lebih tepat dipandang sebagai ‘urf, bukan ketentuan syariat yang mengikat. Tradisi ini berkaitan dengan kafa’ah tetapi bukan syarat sah pernikahan selama tidak bertentangan dengan Al-Qur’an dan Sunnah. Akan tetapi, sanksi sosial berupa pengucilan menunjukkan adanya kemudharatan yang perlu dikaji lebih lanjut.

References

Abdurrahman Bin Abi Bakar Abu Al Fadhl As-Suyuthi, Syarah As-Suyuthi Imam Nawawi, Sahih Muslim Bi Syarh An Nawawi (Dar Fikr, 1981)

Apa Itu Tradisi, Https://Id.M.Wikipedia.Org/Wiki/Tradisi.

Ahmad Warson Munawwir, Kamus Bahasa Arab Al-Munawwir (Surabaya: pustaka progessif ISBN, 1997)

Asrosi, M. Afnan Chafidh, A. Ma’ruf, Tradisi Islami Panduan Kelahiran- Perkawinan-Kematian, Surabaya: Khalista, 2006

Asy- Syaukani Muhammad Aly Bin Muhammad, Naylu Al-Awthar Min Asrari Muntaqa Al Akhbar (Riyad: Dar Ibnu Al Qayyim, 2005)

Az-Zuhaili Wahbah, Fiqih Islam Wa Adillatuhu, Jakarta : Gema Insani, 2018.

Bacri Bachtiar S, “Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi Pada Penelitian Kualitatif” Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 10, no. 1 (2010), h. 56.

Bisri, Cik Hasan dkk, Kompilasi Hukum Islam Dalam Sistem Hukum Nasional, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Chairul Arni, Kearifan Lokal Dalam Tradisi Mancoliak Anak Pada Masyarakat Adat Silungkang, (Jurnal Penelitian Sejarah Dan Budaya Vol. 5 No. 2), November 201, h. 175.

Darwis Robi, Tradisi Ngaruwat Bumi Dalam Kehidupan Masyarakat, (Religious: Jurnal Study Agama-Agama Dan Lintas Budaya 2), 1 (September 2017) h. 76.

Daud, Ali, Mohammad, Hukum Islam:Pengantar Ilmu Hukum dan Tata Hukum Islam di Indonesia, Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.

Ghazaly Abdul Rahman, Fiqh Munakahat, Jakarta: Kencana, 2003.

Hidayatulloh Rohmat “Tradisi pernikahan dengan kesetaraan keturunan dalam keluarga Mas di Surabaya dan Sidoarjo” Jurnal (Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, 2017), h. 26.

https://tafsirweb.com/1533-surat-an-nisa-ayat-1.html

Indah Rezky Muliah, “Kedudukan anak perempuan Sayyid: Skripsi ( Universitas Hasanuddin, 2002), h 83.

Iryaani Eva, ‘’ Hukum Islam, Demokrasi Dan Hak Asasi Manusia’’ Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol. 17 No. 2. (2017), h. 24.

Kementrian Agama Republik Indonesia, Mushaf Usman el-Qurtuby, Al Qur’an Hafalan, 2021.

Kementrian Agama Republik Indonesia, Mushaf Usman el-Qurtuby. Al-Qur’an Hafalan, 2021.

Kumedi Ja’far, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia (Lampung: CV Arjasa Pratama, 2021), h. 100.

Muhammad Yunus, Kamus Arab-Indonesia (Yayasan Penyelenggara Penerjemah/Penafsir AlQur’an, 2013).

Moleong Lexy J, Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1993.

Muhammad bin Al-Bukhari, Shahih Al-Bukhari (Beirut: Dar Al-Fikr, 2009), h.3.

Nastangin, “Larangan Perkawinan”. Islamic Family Law. Vol. 4 No. 1, Edisi Januari

Nazir Moh, Metode Penelitian, Jakarta: Ghalia Indonesia, 1988.

Nur Djamaan, Fiqih Munakahat Semarang: Dina Utama, 1993, cet. Ke-1.

Nurwahidah ”Tradisi pernikahan Keturunan Sayyid di Desa Cikoang Kabupaten Takalar” Skripsi (Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, 2022), h. 53.

Nurwahidah ”Tradisi pernikahan Keturunan Sayyid di Desa Cikoang Kabupaten Takalar” Skripsi (Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar, 2022), h. 2.

Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

Pasal 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan

Penelitian Ilmiah, “Tujuan Verifikasi dan Validasi data dalam Penelitian” https://peneliti anilmiah.com/tu juan-verifikasi-dan-validasi/ (24 Agustus2023).

R. Zainil Mushthofah dan Siti Aminah, “Tinjauan Hukum Islam terhadap praktek Kafa’ah Sebagai Upaya Membentuk Keluarga Sakinah (Studi Praktek Kafa’ah di Kalangan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajad)”, Jurnal Ummul Qurra XV, No 1, 2020.

Rahman Abdul, Perkawinan Dalam Syariat Islam, Jakarta: Pt Rineka Cipta,1996.

Raudho M. “Kafaah Nasab dalam Pernikahan Syarifah dan Relevansinya di Era Modern”, Jurnal (Universitas Al-Khairiyah, 2025), h. 138.

Rendra, Mempertimbangkan Tradisi Jakarta: Gramedia, 1983

Solikhin Muhammad Ritual & Tradisi Islam Jawa, Yogyakarta: Narasi, 2010.

Solikin Nur, Pengantar Metodologi Penelitian Hukum Cet. 1; Pasuruan: Qiara Media, 2021.

STAI AL-Azhar Gowa, Panduan Penulisan Karya Tulis Ilmiyah, Makassarrr:Al-Azhar Press 2021.

Surayin, Analisis Kamus Umum Bahasa Indonesia, Bandung: Yrama Widya 2005.

Tihami, Fiqih Munakahat Kajian Fiqih Nikah Lengkap, Depok: PT Rajagrafindo Persada, 2018.

Wahbah az-Zuhaili, Fiqh Islam Wa Adillatuhu Jilid 9, Gema Insani: Depok, 2010.

Wirjono Projodikoro Basyir, Hukum Perkawinan Islam di Indonesia, Sumur Bandung, 2000

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Hadrawi, A. (2026). TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP TRADISI PERNIKAHAN KETURUNAN SAYYID DI DESA KAMPUNG BERU KABUPATEN TAKALAR MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM. Jurnal Mitra, 24(1), 25–34. Retrieved from https://kopertais8.or.id/jurnal/index.php/jm/article/view/99