PERAN TRADISI POSUO DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER REMAJA MUSLIMAH DITINJAU PENDIDIKAN AKHLAK DI KECAMATAN MURHUM BAUBAU
Keywords:
Tradisi Posuo, karakter remaja muslimah, pendidikan akhlak, kearifan lokal Buton, Kecamatan Murhum BaubauAbstract
Latar Belakang: Perkembangan zaman dan arus informasi yang tidak terfilter berdampak pada lunturnya nilai-nilai budaya dan akhlak mulia pada remaja muslimah, khususnya di wilayah pesisir Kecamatan Murhum Baubau. Tradisi Posuo sebagai warisan budaya masyarakat Buton yang sarat nilai pendidikan perempuan, saat ini mulai jarang dilestarikan dan belum banyak dikaji dari sudut pandang pendidikan akhlak Islam. Tujuan: Menguraikan makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam Tradisi Posuo, mendeskripsikan pelaksanaannya di Kecamatan Murhum, serta menganalisis perannya dalam pembentukan karakter remaja muslimah ditinjau dari pendidikan akhlak Islam. Metode: Penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian meliputi tokoh adat, orang tua, dan 20 remaja muslimah yang pernah mengikuti tradisi ini di 4 kelurahan Kecamatan Murhum. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi pelaksanaan tradisi, wawancara mendalam, dan studi dokumen, dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil: Tradisi Posuo adalah proses pendewasaan dan pembinaan bagi anak perempuan yang memasuki masa remaja, berisi ajaran tentang kebersihan diri, sopan santun, tanggung jawab rumah tangga, dan menjaga kehormatan diri sejalan dengan nilai Mali Malu dan Cara Malu. Pelaksanaannya di Kecamatan Murhum masih berjalan namun sederhana dan terbatas pada lingkungan keluarga. Tradisi ini berperan signifikan membentuk akhlak remaja muslimah dalam hal kesabaran, kerapian, rasa tanggung jawab, dan penghormatan kepada orang lain, meskipun belum semua peserta memahami keterkaitannya dengan ajaran Al-Qur'an dan Hadis. Kesimpulan: Tradisi Posuo memiliki kesesuaian yang erat dengan tujuan pendidikan akhlak Islam dan menjadi sarana efektif pembentukan karakter remaja muslimah jika dilestarikan dengan pemahaman nilai agama yang lebih mendalam.
References
Al-Qur’anul Karim dan Terjemahannya. (2019). Jakarta: Kementerian Agama RI.
Kementerian Agama RI. (2023). Buku Pedoman Pendidikan Akhlak dan Budi Pekerti. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Islam.
La Ode, A., & Nurhaliza. (2022). Tradisi Pendewasaan Perempuan Masyarakat Adat Buton. Baubau: Penerbit Universitas Buton.
Pedoman Penulisan Karya Ilmiah UIN Alauddin Makassar. (2024). Makassar: Penerbit UIN Alauddin Makassar.
Sari, R. P. (2023). Nilai pendidikan karakter dalam tradisi lokal masyarakat Buton. Jurnal Pendidikan Islam dan Budaya, 8(2), 97–110.