Dinamika Poligami Dalam Hukum Keluarga Islam (Analisis Terhadap Prespektif Hukum, Kesejahteraan Keluarga, Dan Kesetaraan Gender)
Kata Kunci:
Poligami, Hukum Keluarga Islam, Kesejahteraan Keluarga, Kesetaraan Gender, Hukum PerbandinganAbstrak
Poligami dalam hukum keluarga Islam telah menjadi topik yang kontroversial, menimbulkan pertanyaan tentang keadilan gender dan kesejahteraan keluarga. Artikel ini menganalisis dinamika poligami dari perspektif hukum, kesejahteraan keluarga, dan kesetaraan gender. Melalui pendekatan hukum perbandingan dan analisis kritis, artikel ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi praktik poligami, implikasi hukumnya terhadap kesejahteraan keluarga, dan dampaknya terhadap kesetaraan gender. Hasil analisis ini memberikan wawasan mendalam tentang tantangan dan peluang dalam memahami, menafsirkan, dan mengelola praktik poligami dalam konteks hukum keluarga Islam. Penekanan pada keseimbangan antara keadilan gender, hak asasi manusia, dan nilai-nilai kesejahteraan keluarga menjadi fokus utama dalam mengevaluasi dan merumuskan solusi yang inklusif.
Referensi
Al-Krenawi, Alean, dan John R. Graham. 2001. “No Title.” A Comparison of Family Functioning, Life and Marital Satisfaction, and Mental Health of Women in Polygamous and Monogamous Marriages 47 no 2: 67–78.
Ahmed, Abdullahi. 2002. Islamic Family Law in a Changing World: A Global Resource Book. Zed Books.
Asy-Syarbini. Mughnil Muhtaj. Beirut: Darul Fikr.
Mahmood, Saba. 2011. Politics of Piety: The Islamic Revival and the Feminist Subject. Princeton University Press.
Mir-Hosseini, Ziba. 2006. “Muslim Women’s Quest for Equality: Between Islamic Law and Feminism.” Critical Inquiry 32 no 4: 629-645.
Wahbah Az-Zuhayli. 1985. Al-Fiqhul Islami Wa Adillatuh. Beirut: Darul Fikr.